?

Log in

Previous Entry | Next Entry

Pemahaman Awal

Ini postingan ke dua, cuma berjarak beberapa menit dari postingan pertama.
Judulnya Pemahaman Awal.

Benar.
Ini adalah tentang apa yang akan kubahas di sini, HUMAN OBSERVATION, aku akan memberikan definisi terhadapnya. Dari yang paling mudah untuk awalan.
Sebelumnya aku meminta maaf kalau postingan ini mengganggu, sok seenaknya, atau seperti itulah, jujur aku minta maaf. Aku cuma anak SMA yang hobi beginian, tidak ada maksud menentang atau semacamnya.

Sekali lagi; ini cuma observasi dari seorang anak SMA berumur 16 tahun yang terobsesi.
Yang membaca postingan ini, misalpun anda adalah seorang psikolog atau guru BK atau semacamnya yang juga sering mengalami dan tahu akan keadaan ini, ya, fine, nggak papa. Aku cuma anak SMA loh. Tolong jangan di BASH yaaa~

Oke. Mulai saja.
Begini. Dari yang paling mudah di pahami.

Manusia. Manusia dikaruniai perasaan dan akal. Berbeda dengan makhluk ciptaan-Nya yang lain. Yang akan kubahas di sini adalah mengenai hal yang mungkin dilakukan manusia dengan perasaannya. Perasaan manusia, mungkin bisa dikategorikan banyak sekali, dari sedih, senang, benci, suka, khawatir, marah, kesal, jijik, malu, dan sebagaimacamnya. Dari masing-masing perasaan tersebut, timbulah sebuah kebiasaan, kebiasaan yang akan dilakukan dengan perasaan itu (menurutku sih begitu).

Misalnya saja,
Kamu punya adik nih. Kamu itu dengan bersusah payah menunggu jam 6 sore untuk memakan kue yang sengaja kamu dinginkan di kulkas. eeeeh, ternyata pas kamu lihat, di kulkas kuenya nggak ada! Kamu marah. Kamu yakin adik kamu pasti yang mengambilnya, siapa lagi kalo bukan dia?
Kamu dengan marah dan kesal mendatangi adikmu yang masih di kamar, bermain mobil-mobilan. Kamu datang dan membentaknya. Tapi adikmu mengelak! dia bilang dia tidak memakannya.
Kemudian apa? Kamu yang dahulu memiliki kejadian serupa, dan benar ternyata adikmu yang memakan, memunculkan ekspetasi cepat untuk menuduh adikmu yang memakannya sekarang. Apapun yang ia katakan kamu tidak percaya (ini bagi sebagian manusia), kamu tetap memarahinya dengan kesal.
Tapi ternyata, ibumu datang! Ibumu datang dan melihatmu memarahi adikmu. Dia bertanya padamu, kenapa kamu marah-marah, tentu saja kamu akan menjawabnya (bagi yang tidak memiliki masalah dengan ibu) dan mengatakan bahwa adikmu telah memakan kue milikmu.
Ibumu lalu tertawa. Lalu tersenyum sambil dengan wajah cemas. Ternyata kue itu dibuang oleh ibu karena sudah berjamur! oh! bagaimana perasaanmu mengetahuinya? Kuenya berjamur! Masih untung ibu membuangnya, kalau tidak, kau pasti sudah menelannya 'kan?

Nah!
Disaat itulah kamu merasa ada perasaan mereda dan ganjil di hatimu. Itu rasa malu bercampur kesal. Kamu sudah menyalahkan adikmu, dan ternyata itu tidak benar. Kamu sudah memarahinya loh! Bagaimana perasaan adikmu? Tentu saja bahagia dan bangga. Dia senang bisa membuktikan padamu bahwa dia tidak bersalah.

Okeee~ apa yang bisa kita ketahui dari cerita di atas?
Singkatnya, cerita diatas menggambarkan bagaimana manusia bergantung kepada pride-nya, tapi itu untuk beberapa manusia sih. Mereka merasa malu dan kesal setelah mengetahui fakta yang diduganya benar ternyata salah! Memang begitulah manusia.

"Halah, gitu juga mah aku tahu!" oh ya?
sudah kubilang itu hanya pemahaman untuk selanjutnya. Awal loh. Awal. masih ada sejuta sifat dan kebiasaan manusia di dunia ini. Setelahnya, kau bisa melakukan observasi lain. Misalnya saja, kau mendapati kasus yang sama, (tapi ini jahat sih sebenarnya) dan di saat itu kau menjadi sang adik! Kau sangat tidak suka pada kakakmu (ini nggak boleh loh ya) dan kau tahu apa yang bisa kau lakukan untuk meluapkan perasaan kesalmu pada kakakmu? TERSENYUMLAH. Tersenyum menang! Sambil berkata, "tuh kan, makanya jangan nuduh sembarangan!" dengan nada sedikit sombong, kau tahu apa yang akan terjadi? Kakakmu akan semakin kesal padamu. Hahaha. Tapi itu bagi sang kakak ber-pride tinggi loh. Kalau kakakmu baik hati, dia pasti akan tersenyum kepadamu dan meminta maaf.

Menyenangkan ya! Dari satu cabang bisa bercabang ke lainnya. Bayangkan Flowchart dengan perasaan manusia. Wah, menyenangkan sekali. Bisa membuat program dengan perasaan dong, hahahaha. Bercanda.

Oke, lalu apa yang bisa kau dapatkan dari mempelajarinya?

Kalau kau sudah tahu jalan pikiran dengan sifatnya, mudah bagimu untuk memprediksi apa yang akan dia lakukan. Benefit? iyalah, semua orang menginginkan keuntungan. Kau bisa mengambil keuntungan darinya. Misalnya, dengan mempelajari sifat bossmu, kau bisa membuat dia senang dan menaikkan jabatan karirmu.

Ada keuntungan, tentu ada kerugian. Mereka yang menggunakan cara ini untuk menjatuhkan orang lain.
AKU TIDAK MENGANJURKANNYA!!!

Baiklah, cukup di situ dulu, nanti di lain waktu aku akan membahas tentang kebiasaan manusia pada umumnya dan kebiasaan manusia pada khususnya (?)


SEKIAN DARIKU, SALAM!!
SUNDAYJUNE9
My Live Journal

Comments

( 2 comments — Leave a comment )
inoriyuzuriha
Aug. 13th, 2012 09:21 pm (UTC)
Nice
it is nice to read your writing.
keep writing, Sun-chan! :D
sundayjune9
Aug. 13th, 2012 10:29 pm (UTC)
Re: Nice
Thankyou, Inori :D
Nice to meet you.

I posted something new today, would you mind to read it?
well, about the english, I'll write new post with english later.

once again thank you for reading my works! :D
( 2 comments — Leave a comment )

Profile

sundayjune9
SundayJune9

Latest Month

August 2012
S M T W T F S
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 

Page Summary

Powered by LiveJournal.com
Designed by Lilia Ahner